Mengurus Tilang
Setelah kena tilang di Hari Rabu pilu…saya mulai mengurus SIM saya
yang kena tilang. Inginnya sih urus langsung di Polres daripada di
pengadilan Negeri. maklum kalau Polres saya sering keluar masuk situ.
karena saya tinggal di Depok maka saya harus ke Polres Depok atau
Pengadilan Negeri Depok. kalau polres Depok adanya di depan balai kota
di jalan margonda raya. sedangkan kalau Pengadilan Negeri di Kota kembang
berhubung waktu sidang sudah sampai saya tidak jadi ambil SIM di Polres.
karena kita bisa ambil dipolres selama belum dikirim ke pengadilan. tinggal
bayar dendanya saja.
Nah jadi lah saya ke pengadilan Negeri. Pertama-tama harus tahu letaknya dahulu
maka saya mencari tahu ada dimana Pengadilan Negeri Depok. ternyata letaknya
di kota kembang, setelah kolam renang depok fantasi. deket dengan komplek
DPR, Depag dan Pemadam Kebakaran. Dapat info dari temen kalo dah lewat
waktu sidang biasanya sudah dikirim ke kejaksaan negeri yg sebelahan sama
pengadilan negeri. setelah saya kesana ternyata SIM baru akan dikirim ke
kejaksaan kalau sudah lewat 2 minggu dari waktu sidang. kalau belum masih
ada di pengadilan negeri. ya sudah saya lalu masuk ke Pengadilan Negeri.
Ketika masuk saya disapa oleh satpam. lalu saya bertanya kalau mau ambil SIM
dimana tempatnya. Sempet ditanya sih mo diurusin atau tidak…? saya jawab
tidak, makasaih saya mo coba urus sendiri. setelah itu saya sampai diruangan
tempat bayar dan ambil SIM. tap sebelum itu saya harus catat dulu no urut
kasus saya agar mudah mencari datanya. Ketika sedang mencari sempat juga
ditawari bantuan hanya saja saya tolak secara halus. Setelah itu saya kembali
keruangan ambil SIM lagi. setelah dicari datanya dan diambil SIM nya saya
harus bayar denda sebesar Rp. 40.000,- walopun tidak dapat kuitansi atas
pembayaran tersebut tapi setidaknya saya sudah tidak menggunakan jasa calo
dan telah membayar kepada negara (bener sampe ga ya…?) denda atas pelanggaran
yang sudah saya buat.
Ternyata mengurus Tilang itu mudah dan tidak berbelit-belit. Jadi kalau ditilang jangan mau kalau diajak damai. Kalau memang merasa salah ya minta ditilang saja minta blangko biru kalo mengakui. kalo mo nyobain ikut sidang terima blanko merah
Akhirnya balik juga SIM C ku….coba yg ditilang SIM A khan ada 2…hehehe
